Pages

Monday, January 2, 2012

KISAH NABI IBRAHIM..ZAMAN PEMODENAN..

A. Kisah Nabi Ibrahim Dibakar

Raja Namrud kehilangan kesabarannya, rakyat disuruh mengumpulkan kayu bakar sebanyak-banyaknya untuk membakar Ibrahim. Setelah kayu bakar itu terkumpul bertimbun-timbun, maka Api unggun besar pun dibuatnya.

Tapi mereka merasa kebingungan sendiri, bagaimana caranya memasukkan Ibrahim ke dalam api yang sedang berkobar-kobar itu. Akan diantarkan sendiri oleh mereka tentu tidak mungkin, sebab mereka tidak mampu mendekati kobaran api besar itu dari jarak yang agak dekat. Kemudian Ibrahim di bakar di dalam api unggun yang berkobar-kobar itu dengan memasukkan Nabi Ibrahim ke dalam api dari jarak yang jauh dengan cara Ibrahim di letakkan di suatu tempat yang dapat dilentingkan seperti anak panah yang dapat di lentingkan dari jarak jauh ke arah sasaran yang dituju.

Merekapun merasa puas dan berkerumun menonton dari jauh peristiwa yang sangat mengerikan itu. Mereka mengira bahwa Nabi Ibrahim telah berakhir hidupnya dan merekalah yang menang dalam hal ini. Tetapi alangkah terkejutnya mereka sewaktu api sudah padam, kayu bakar sudah habis, Nabi Ibrahim keluar dari dalam api dengan selamat, bahkan sehelai rambut pun tak ada yang terbakar dan tak sedikitpun merasakan panasnya api tersebut. Allah berfirman kepada Api, sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an, “Hai api hendaklah dingin dan selamatkan Ibrahim!” (Al-Ambiya: 69).

Nabi Ibrahim selamat, ia merasakan api yang berkobar-kobar itu dingin saja.

B. Kisah Nabi Ibrahim Pindah ke Negeri Kan’an

Nabi Ibrahim mengajak ayahnya untuk cepat bertobat dan memeluk agama Allah, seperti tercantum di dalam AL-Qur’an, surah Maryam, ayat 41 – 45, “Sesungguhnya ia adalah Nabi yang benar. Ketika ia berkata kepada Bapaknya, ya Bapakku! mengapa engkau menyembah sesuatu yang tidak mendengar dan tidak melihat dan tiada bermanfaat kepada Engkau sedikitpun?” Ya Bapakku!, jangan engkau sembah setan, sesungguhnya Setan itu durhaka kepada Allah.

Ya Bapakku!, sesungguhnya aku takut kepada siksaan Allah yang akan menimpa engkau, maka engkau akan berteman dengan setan di dalam Neraka.”

Ayah Nabi Ibrahim menjawab, “Adakah engkau membenci kepada sesembahanku (patung-patung) ya Ibrahim?, ingatlah, jika engkau tidak berhenti menghina Tuhanku, niscaya aku akan melempar (menyiksa)-mu, dan enyahlah engkau dari sini selama-lamanya.” (Maryam: 46).

Karena negeri Babilon tidak aman lagi bagi Nabi Ibrahim maka ia memutuskan untuk pindah ke Syam (Palestina), bersama Luth yang kemudian juga menjadi Nabi, dan beberapa pengikutnya ia meninggalkan Babilon.

Namun tidak beberapa lama negeri Palestina diserang bahaya kelaparan dan penyakit menular. Ibrahim dan pengikutnya kemudian pindah ke Mesir.

Mesir waktu itu diperintah oleh Raja yang kejam dan suka berbuat seenaknya. Raja Mesir suka merampas wanita-wanita cantik walaupun wanita itu sudah bersuami.

Ketika Raja Mesir mendengar bahwa Sarah adalah perempuan yang cantik, maka Ibrahim dan Sarah dipanggil menghadap. Ibrahim berdebar, Raja Mesir memang mempunyai kebiasaan aneh, yaitu merampas istri orang yang berwajah cantik sekedar untuk menunjukkan betapa besar kekuasaannya. Tak seorangpun berani menghalangi perbuatannya.

Setelah menghadap raja Mesir. Ibrahim di tanya, “Siapakah perempuan itu?”

“Saudaraku” jawab Ibrahim, sengaja ia berbohong, sebab jika ia berkata terus terang, pasti ia akan dibunuh oleh Raja Mesir itu dan istrinya akan dirampas.

Nabi Ibrahim dan istrinya boleh tinggal di Istana. Pada suatu hari Sarah dapat menyembuhkan sakit Raja Mesir itu, yaitu sepasang tangan Raja itu mengatup rapat tidak dapat digerakkan. Atas jasanya itu Sarah kemudian diberi hadiah seorang budak perempuan bernama Hajar. Dan dengan ikhlas Hajar kemudian diberikan kepada Ibrahim untuk dijadikan isteri.

Di Mesir, Ibrahim dapat hidup tenteram dan makmur, hartanya melimpah ruah. Tapi justru ini menjadikan iri hati bagi penduduk asli Mesir. Maka kemudian Ibrahim memutuskan kembali ke Palestina.

Sejak saat itulah, Nabi Ibrahim hijrah ke Negeri Kan’an (Palestina), dan disanalah ia membina rumah tangga sampai mendapat keturunan. Nabi Ibrahim menikahi Siti Sarah, karena tidak mendapat keturunan, ia menikah lagi dengan Siti Hajar. Pernikahannya dengan Siti Hajar dianugrahi Allah seorang putra bernama Ismail.

Setelah Siti Sarah berusia lanjut, dia hamil. Lahirlah seorang putra yang diberi nama Ishak. Kelak Nabi Ishak mempunyai anak bernama Yakub. Menurut riwayat, keturunan Nabi Ishak selanjutnya adalah Nabi Musa. Keturunan dari Nabi Ismaillah yang kemudian menurunkan Nabi Muhammad SAW. Menurut silsilah, Nabi Ismail adalah kakek Nabi Muhammad yang kedua Puluh.

Istri pertama Nabi Ibrahim, Siti Sarah tinggal di Palestina. Sedangkan istri keduanya, Siti Hajar, dan putranya Ismail tinggal di Mekah. Karena itu Nabi Ibrahim kadang pergi ke Palestina, kadang tinggal di Mekah. Setelah Ismail besar, Ibrahim mengajaknya membangun Baitullah (Ka’bah) sesuai dengan perintah Allah SWT. Selanjutnya Ka’bah menjadi kiblat bagi umat Islam yang mendirikan salat.

C. Nabi Ibrahim dan Ujian Keimanan dari Allah

Suatu hari Nabi Ibrahim AS bermimpi diperintah Tuhan untuk menyembelih anaknya (Ismail). Beliau kemudian bermusyawarah dengan anak-istrinya (Siti Hajar dan Ismail) ia bertanya bagaimana pendapat keduanya tentang mimpi itu. Siti Hajar berkata, “Barangkali mimpi itu hanyalah permainan tidur belaka, maka dari itu janganlah engkau melakukannya. Akan tetapi apabila mimpi itu merupakan wahyu Tuhan yang harus ditaati, maka saya berserah diri kepada Allah yang sangat pengasih dan penyayang kepada hambanya.”

Selanjutnya Ismail berkata, “Ayahku! Apabila ini merupakan wahyu yang harus kita taati, maka saya rela untuk disembelih.”

Ketiga orang mulya tersebut ikhlas melakukan perintah Tuhannya. Maka pada keesokan harinya dilakukanlah perintah itu.

Hal ini banyak diketahui oleh banyak orang, mereka menyangka, bahwa Nabi Ibrahim sudah gila, karena itu dia harus di bunuh, jika tidak, pasti kita semua nantinya juga akan disembelihnya.

Ismail usul kepada ayahnya: “Sebaiknya saya disembelih dalam keadaan menelungkup, tetapi mata ayah hendaklah di tutup. Kemudian ayah harus dapat mengira-ngira arah mana pedang yang tajam itu ayah pukulkan, supaya tidak meleset dan tepat mengenai leher saya.”

Nabi Ibrahim AS menerima dan melaksanakan usul itu, dengan mengucapkan kalimat atas nama Allah, seraya memancungkan pedangnya yang tajam itu ke leher anaknya.

Menyemburlah darah segar ke sekujur tubuh Nabi Ibrahim, ia gemetar, membayangkan anaknya telah mati dengan kepala terpisah dari badannya. Namun alangkah terkejut dan gembiranya dia setelah membuka kain penutup matanya, apa yang terjadi? Ternyata anaknya Ismail selamat tidak tersembelih, tidak kurang suatu apapun, malahan seekor Kibas yang tersembelih. Padahal tadinya tidak ada seekor kibas di sekitar tempat itu, dan Ismail berdiri tepat disamping nya.

Dengan memuji kebesaran dan kekuasaan Allah, mereka berdua berangkulan, karena mereka bersyukur telah dapat melaksanakan perintah tuhannya.

Setelah itu, mereka pulang ke rumahnya, di sepanjang jalan mereka bertakbir dan bertasbih sambil memuji kebesaran Allah, tuhan yang menjadikan alam semesta alam ini.

Siti Hajar mendengar suara takbir dan tasbih dari jauh yang semakin lama semakin dekat, ternyata suara itu adalah suara suami dan anaknya. Betapa terkejutnya ia sambil berlari menyongsong suami dan anaknya itu. Ketiga orang itu bukan main senangnya, karena telah dapat melaksanakan ibadah dan darma baktinya kepada Tuhan. Orang-orang yang tadinya berniat jahat untuk membunuh Ibrahim yang di kiranya sudah gila itu, akhirnya tidak jadi dilaksanakan.

E. Kisah Haji dan Khitan di Masa Nabi Ibrahim


Sesudah Ka’bah berdiri, Nabi Ibrahim menerima perintah dari Allah SWT, agar memanggil kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji, mengunjungi Baitullah, baik yang dekat dengan Ka’bah maupun yang jauh, sesuai surah Al-Hajji ayat 27, “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh.”

Pada saat berusia 90 tahun (sebagian riwayat menjelaskan pada usia 80 tahun), Nabi Ibrahim menerima perintah Khitan, maka Nabi Ibrahim pun mengkhitan dirinya. Sedang Ismail di khitan pada usia 13 tahun (dalam kitab Injil Barnabas diterangkan, dulu Nabi Adam AS, berdosa setelah memakan buah yang dilarang Allah, buah Khuldi, setelah bertobat, dan diampuni dosanya oleh Allah, Nabi Adam bernazar, akan memotong sebagian dagingnya, kemudian Malaikat menunjukkan bagian daging yang dipotong, yakni pada bagian yang dikhitan). Selanjutnya khitan menjadi syariat agama Islam.

F. Nabi Ibrahim Memohon Supaya Diperlihatkan Bagaimana Allah Menghidupkan Orang Mati

Sewaktu Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah supaya diperlihatkan kepadanya bagaimana cara menghidupkan orang mati, maka Allah berfirman kepadanya, “Hai Ibrahim apakah engkau belum percaya kepada kekuasaan-Ku?”

Ibrahim menjawab, “Maha Suci, Tuhanku! Permohonanku ini supaya lebih mendekatkan diriku kepada-Mu, semoga doaku ini dikabulkan.”

Allah SWT mengabulkan doa Nabi Ibrahim, bagaimana Allah memperlihatkan dan cara menghidupkan sesuatu yang sudah mati. Hal ini dapat dilihat dalam Surat Al-Baqarah ayat 260:

Ingatlah ketika Ibrahim berkata, “Hai Tuhanku, perlihatkan kepadaku bagaimana Engkau dapat menghidupkan orang mati!” Allah berfirman, “Tiadakah engkau percaya kepadaku?”

Sahut Ibrahim, “Ya, aku percaya kepada Tuhanku, tetapi hal ini buat meneguhkan hatiku.”

Allah berfirman, “Ambillah empat ekor burung, hampirkan kepadamu (dan potong-potonglah ia), kemudian masing-masing di letakkan diatas bukit sebagian (dari burung yang telah di potong-potong itu), setelah itu panggillah burung-burung itu, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan segera. Ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Bijaksana.”

Allah SWT memperlihatkan kekuasaannya kepada Nabi Ibrahim sehingga keempat burung yang sudah disembelih dan dihancurkan tulang-tulangnya itu dan diaduk jadi satu, sehingga sulit ditentukan satu persatunya nama-nama dan bagian-bagian anggota burung itu.

Potongan-potongan itu juga dibagi-bagi menjadi beberapa tumpukan yang diletakkan di atas bukit-bukit yang saling berjauhan. Namun setelah dipanggil nama-nama burung itu satu persatu, maka berlari-larilah daging, tulang, bulu-bulunya dari bukit yang satu ke bukit yang lain untuk menjadi burung utuh kembali sebagaimana semula. Dan burung itu terbang menuju ke arah Nabi Ibrahim.

G. Akhir Hayat Raja Namrud

Manusia keji seperti Namrud, atas kehendak Allah, mengakhiri hayatnya dengan menyedihkan. Bagaimana Namrud ingkar atas kekuasaa Allah di riwayatkan dalam bentuk dialog antara Raja itu dengan Nabi Ibrahim.

Suatu hari Raja Namrud berdebat hebat dengan Ibrahim. “Ibrahim, siapakah yang menjadikan alam ini?” tanya Raja Namrud.

“Yang menjadikan alam ini adalah Dzat yang dapat menghidupkan dan yang dapat mematikan, dan berkuasa atas segala-galanya,” jawab Nabi Ibrahim tangkas.

“Aku juga berkuasa,” sahut Raja Namrud. “Barangsiapa yang aku perintahkan untuk membunuhnya, matilah dia, dan apabila aku tidak bunuh, hiduplah dia.”

Nabi Ibrahim segera menukas, “Tuhan kami adalah yang menerbitkan matahari dari sebelah timur, maka cobalah engkau putar terbitnya dari sebelah barat!”

Mendengar perkataan Nabi Ibrahim, tercenganglah Raja Namrud. Dia tidak dapat menjawab, namun ia tetap tak mau beriman. Akhirnya raja Namrud dan pengikutnya mendapat siksa. Allah mengirimkan nyamuk yang sangat banyak untuk menyerang. Ternyata kekuasaan sang Raja yang begitu hebat, tak ada artinya saat menghadapi makhluk kecil itu. Pasukan nyamuk menyerbu lubang telinga sang Raja sampai akhirnya ia mati kesakitan.

Sumber Kisah Alkisah Nomor 11 / 8 – 21 Desember 2003

Habis

2012...melalui zaman Firaun

Kehidupan bergerak mengikut zaman yang ditinggalkan.

Dari kehidupan manusia seperti dizaman Nabi Ibrahim A.S...

Ketika itu negara-negara dunia sedang membangunkan teknologi..



.zaman pemodenan kota Babylon...

diantara kisah-kisah Nabi Ibrahim A.S disini..


Hidup kini bergerak ke zaman Nabi Musa A. S..

zaman moden, sihir dan kemewahan menjadi tunjang kehidupan..


Tapi kekuasaan Firaun masih tidak hilang hingga ke hari ini. Keturunan Firaun menggelar diri mereka "Ashkenazi Jew" yang mengamalkan ugama kuno yahudi Kabalah.

"Cleopatra VII Philopator (Greek, Κλεοπάτρα Φιλοπάτωρ; Late 69 BC[1] – August 12, 30 BC) was the last pharaoh of Ancient Egypt."

KEKAYAAN EMAS DAN HARTA PENINGGALAN FIRAUN YANG DISOROK DIDALAM RUANG GELAP PIRAMID TIDAK AKAN HABIS DIGUNAKAN OLEH KETURUNANNYA SEHINGGA KE HARI KIAMAT. MEREKA MENGGELAR DIRI MEREKA "ILLUMINATI"

MEREKA KERAP MUNCUL DENGAN SIMBOL PIRAMID.

KETURUNAN FIRAUN TERAKHIR INI BERSEMBUNYI DISEBALIK PENUBUHAN NEGARA VATICAN.

HARI INI, DISINILAH PUNCAK KEKUASAAN EMPAYAR KELUARGA FIRAUN@ILLUMINATI.


PELABURAN KEWANGAN TERBESAR DUNIA ADALAH DIBAWAH KEKUASAAN MEREKA.


INILAH SESUATU RAHSIA YANG DISIMPAN OLEH BANI ISRAEL. KEKAYAAN FIRAUN.

DENGAN BANTUAN AHLI KITAB DI VATICAN, ILLUMINATI MENGKAJI DAN MENGHURAIKAN AL-QURAN DAN HADIS-HADIS.

MEREKA BERUSAHA MENGELIRUKAN MANUSIA MELALUI TUNTUTAN AL-QURAN DAN HADIS SEBAGAI SATU CARA HIDUP.


MEREKA MENCARI RUANG YANG DAPAT DIMANIPULASI DIDALAM AYAT-AYAT ALLAH TAALA.

RIBA ADALAH SATU RUANG YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGAWAL DUNIA.

PERANCANGAN INI BERMULA SETELAH WAFATNYA RASULULLAH S.A.W.

MEREKA MENGENGKARI ARAHAN ALLAH TAALA.

ILLUMINATI DAN FREEMASON BERGABUNG MENGELIRUKAN UMAT MANUSIA DAN MENGAWAL DUNIA MELALUI..

---> Source@Duit <---
---> Sex@Wanita <---
---> Singing@TV dan hiburan <---
---> Sport@Bolasepak <---
---> Supertar@Icon Palsu <---



PERANCANGAN ZIONIS, FALANGE, NAZI, KOMUNIS, MAFIA, YAKUZA DAN PERTUBUHAN KONGSI GELAP.

Dengan kebijakan kaum Bani Israel dan disokong kewangan kukuh oleh puak-puak illuminati, pertubuhan-pertubuhan haram ditubuhkan. Tujuannya adalah untuk menimbulkan huru-hara dalam masyarakat sehingga satu sistem digunakan.

DEMOKRASI DAN PERTUBUHAN BANGSA-BANGSA BERSATU.

PERANG MENENTANG KEGANASAN. SISTEM DEMOKRASI MENCIPTA PEMBERONTAK.

Peperangan dicipta kerana media, tanah, minyak dan industri senjata.


Tamadun manusia akan tamat dizaman Nabi Isa A.S yang tidak diambil rohnya oleh Allah Taala.

Imam Mahadi bangun sebagai menegakkan yang hak dan menumbangkan yang batil..

Berakhirnya sebuah tamadun manusia..

Dimana kita???

Sunday, January 1, 2012

2012 MASIHI BERMULA..

KIRAAN HAYAT BERMULA 1.1.2012..

BANJIR..

Friday, December 30, 2011

Parti Gerakan Rakyat Malaysia

Parti Gerakan Rakyat Malaysia ditubuhkan pada 24hb Mac 1968. Gerakan ditubuhkan bagi menghidupkan semula Parti Buruh yang telah terkubur dalam arena politik Malaya ketika itu. Pada asalnya Parti Gerakan adalah sebuah parti Pembangkang yang begitu aktif di Pulau-Pinang dan Selangor. Ahli-ahlinya terdiri daripada para cendiakwan dan ahli akademik. Gerakan adalah sebuah parti yang memiliki ahli-ahli yang berkaliber dalam bidang akademik. Hala tujunya pada permulaan adalah untuk membanteras ketidak-adilan sosial serta mengurangkan hak-hak keistimewaan Bumiputera sepertimana yang termakub dalam Akta 153 Perlembagaan Persekutuan.


Pada tahun 1969 Gerakan telah menang besar dalam pilihanraya Malaysia dengan memenangi banyak kerusi terutama di P.Pinang dan Selangor. Perarakan kemenangan Gerakan di Selangor telah menyebabkan orang-orang Melayu menjadi marah maka berlakulah peristiwa berdarah 13 Mei 1969. Pada tahun 1973, setelah Malaysia ditadbir dibawah National Operations Council pimpinan Tun Abdul Razak semenjak dari tahun 1969, Gerakan telah menyertai Barisan Nasional dan telah diberi mandat memerintah kerajaan negeri P.Pinang. Semenjak dari tahun 1973,

Gerakan telah menjadi rakan setia di dalam Barisan Nasional dengan pencapaian paling cemerlang Ketua Menteri P.Pinang Tun Dr Lim Chong Eu yang telah berjasa membangunkan P.Pinang menjadi sebuah pulau bandaraya yang gemilang dengan bantuan daripada Kerajaan Persekutuan Barisan Nasional.

Thursday, December 29, 2011

PERHATI PETANDA

Perkara-perkara yang perlu diperhatikan sebagai petanda-petanda yang terdekat.

1.Bulan penuh selama 2 hari pada bulan april 2011. Kebiasannya hanya pada mlm ke 15 sahaja. Tetapi apa yang berlaku malam 15 dan malam 16 bulan mengambang penuh. Satu fenomena yang jarang berlaku. Isyarat kepada RAJA segala-gala RAJA dari keturunan ADAM.

2. Bunyi guruh bergema seolah-olah ada frekeunsi yang lebih halus sering berulang-ulang. kemungkinan HAARP digunakan. Supaya wujudnya gempa. Kecoh dan harubirukan dan kemudian bantuan akan sampai. Dan meneliti sejauh mana tindakbalas GOYYIM pada keadaan. CHAIN REACTION. Contoh terbaru JEPUN selepas ACHEH.

3. Projek makanan “halal” dimulakan seiring dengan krisis makanan dunia. Pesanan:- Sediakanlah garam banyak-banyak.

4. Tsunami skala yang lebih besar (10-10.4) akan berlaku ditengah-tengah Lautan Atlantik. Jepun, Mexico, Barat negara Amerika (USA) seperti bandaraya Los Angeles, Colombia, Filipina, Timur Laut Australia, Utara New Zealand dan Sedikit Timor Timur. Syukur Malaysia (Tanah yang Dijanjikan terlindung dari perkara ini). kapal perang pengangkut pesawat dan kapal Hidrografi dan covert USA lama dah berpusing-pusing satu dunia. Anak implan mereka (termo nuklear) lama dah tertanam hanya petik punat sahaja akan berlaku. Tanah Jawi sahaja tidak berani puak-puak ini hendak tanam. Tanam-tanam hilang. pening kepala puak-puak ini. Hanya krisis dalaman akan dimulakan dengan “Percikan api yang kecil” dengan harapan “bagaikan api dalam sekam” yang telah lama tersimpan akan menjadi marak. Politik picisan dimainkan tanpa mengira platform mana. Ingat gajah-gajah berperang pelanduk tetap jadi mangsa! Gajah-gajah ini adalah keturunan-keturunan Yahudi yang telah berhijrah sejak kurun ke 18 lagi ke Tanah JAWI dan telah pun memegang tampuk-tampuk di atas. Laksana Kamal Artartuk! Jadi jangan jadi pelanduk. Buat tidak reti sahaja. Sebab Tuhan lagi MAHA PERANCANG.

5. Pelik. Kristian Orthodox dan Konservatif akan berlawan dengan Kristian Pelampau. Yahudi Orthodox berlawan dengan Rejim Yahudi (*Zionis). Begitu juga Islam Radikal akan berlawan dengan Islam yang Moderate. Buddha Fanatik akan berlawan dengan Buddha yang diam dan Zuhud (sedikit contoh di Tibet dan Sempadan Burma Thailand). Dan akan berterusan.

6. Kebangkitan rakyat Mesir adalah perlambangan kebangkitan rakyat Singapura. Mesir negara yang banyak kepala patung-patung Singa purba. Manakala Singapura kepala singa zaman moden. Lihat keputusan pilihanraya Singapura baru-baru ini. Perang saudara di Libya adalah sebagai perlambangan Perang saudara di Thailand yang akan bertumpu di Selatan. Perlambangan Terusan Suez adalah Segenting Kra. Hindu tidak dapat dipastikan di mana berlaku. Mungkin juga Nepal (kot).

Percaya jangan. hanya Manikam sahaja yang mengenal Jauhari.

Sekian.

Perhatikan katanya yang terakhir, “hanya Manikam sahaja yang mengenal Jauhari” peribahasa yang terbalik. Sepatutnya “hanya Jauhari yang mengenal Manikam”. Adakah ini juga ada sesuatu maksud yang tersembunyi?

Perkara yang paling hampir dengan kita ialah perkara tiga (3) dan empat (4).

Krisis Makanan:

Sediakanlah garam banyak-banyak.

Mengapa “GARAM”?

Hanya krisis dalaman akan dimulakan dengan “Percikan api yang kecil” dengan harapan “bagaikan api dalam sekam” yang telah lama tersimpan akan menjadi marak. Politik picisan dimainkan tanpa mengira platform mana. Ingat gajah-gajah berperang pelanduk tetap jadi mangsa! Gajah-gajah ini adalah keturunan-keturunan Yahudi yang telah berhijrah sejak kurun ke 18 lagi ke Tanah JAWI dan telah pun memegang tampuk-tampuk di atas. Laksana Kamal Artartuk! Jadi jangan jadi pelanduk. Buat tidak reti sahaja. Sebab Tuhan lagi MAHA PERANCANG.

Kamal Artartuk ?


Saya tidak bersedia untuk memberi ulasan atau komen, biarlah pembaca sendiri menilainya.

  Gambar sekadar hiasan.


Wednesday, December 28, 2011

Tuesday, December 27, 2011

PASANGAN KHALWAT; UMNO

20 Jun 2011, JERLUN. Ketua Puteri UMNO Bahagian Jerlun, Kedah hari ini didakwa di Mahkamah Rendah Syariah Jitra atas tuduhan khalwat dengan seorang lelaki.

Yusmawati Yaacob, 31 tahun didakwa mengikuti Seksyen 9(1) Akta Kanun Acara Jenayah Syariah Kedah 1988 manakala pasangannya, Mohd Jasmi Ismamil, 47, dituduh mengikut Seksyen 9(2) akta yang sama.

Sabit kesalahan, boleh didenda RM2,000 atau setahun penjara atau kedua-duanya sekali.

Kedua-dua pasangan itu ditahan sepasukan Pegawai Penguatkuasaan Jabatan Agama Islam Daerah Kubang Pasu dalam sebuah rumah di Taman Tengku Sarina, Jitra, jam 1:20 pagi, 11 Mei lalu.

Kedua-dua pasangan itu mengaku tidak bersalah dan minta dibicarakan.

Hakim Sheikh Kamaruslan Mustapha menetapkan 4 Julai depan, tarikh sebutan semula kes.

Ini kerana peguambela tertuduh, Sukri Zakaria dan pendakwa syarie, Juliana Ramli perlu mengemukakan hujah masing-masing kepada mahkamah dalam tempoh dua minggu. - duniacacamarba.